Rahasia Nyai Roro Kidul Sang Ratu Laut Selatan

Bagikan postingan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Cerita misteri Adanya Nyi Roro Kidul amat sangat ternama di kalangan penduduk Pulau Jawa dan Bali. Siapakah Nyi Roro Kidul itu sebenarnya? berikut sumber-sumber hebat yang sangat anda butuhkan untuk mengetahui mitos dan fakta Nyai Roro Kidul.

Cerita Misteri Nyi Roro Kidul. Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan merupakan sebuah legenda berkaitan adanya sosok misterius yang menjaga wilayah di Selatan Jawa (Samudera Hindia). Cerita misteri Adanya Nyi Roro Kidul amat sangat ternama di kalangan penduduk Pulau Jawa dan Bali. Siapakah Nyi Roro Kidul itu sebenarnya?

Bagaimana cerita ini jadi ternama dan seakan jadi suatu legenda yang dipercayai sebahagian masyarakat Indonesia ? Untuk itu dalam postingan kali ini kita akan mencoba mengungkap Cerita Misteri Nyi Roro Kidul yang sudah dirangkum dari bermacam macam kenyataan dan realita yang ada kepada sejarah terkait.

Legenda Nyi Roro Kidul Asli + Foto Penampakan Nyi Roro Kidul
Lukisan Nyi Roro Kidul Seharga Rp100 juta

Cerita Nyi Roro Kidul

Asal mula nyi roro kidul berawal dalam satu buah periode hiduplah seseorang putri berparas cantik belia bernama Kadita. Dia dipanggil Dewi Srengenge (matahari yang indah) sebab kecantikannya yang sungguh mempesona. Ayahnya ialah seseorang Raja bernama Munding Wangi. Memiliki anak yang sanagat menawan tetapi tidaklah membuatnya bahagia, dikarenakan dirinya tak menginginkan mempunyai anak wanita. Sebab keinginannya untuk memiliki anak Laki Laki, sehingga dirinya menikah lagi dengan Dewi Mutiara dan hasilnya mendapati putra yang membuatnya bahagia bukan kepalang. Akan tapi hadirnya anak laki-laki tersebut tidak menciptakan rasa sayang kepada putrinya berkurang.

Dewi Mutiara berharap putranya jadi Raja, segala upaya dilakukannya demi mewujudkan keinginannya tersebut. Dirinya pernah mengusir putri raja ke luar dari istana yang menyebabkan raja jadi murka. Raja Mundi Wangi tak akan membiarkan siapapun menyakiti putrinya. Biarpun demikian Dewi Mutiara tak patah arang, niat nya tersebut masih akan dilakukannya secara lain.

Esoknya dalam pagi hari Dewi Mutiara memerintahkan satu orang dukun untuk mengutuk Kadita. Dia memerintahkan dukun tersebut untuk menciptakan Kadita menjadi penuh kudis, jika kalau dukun tersebut sukses, sehingga dia berjanji dapat memberikan imbalan yang tidak ternilai dalam dukun itu. Hasilnya dukun menuruti perintah sang ratu. Seterusnya dalam tengah malam harinya, dirinya sukses menciptakan badan Kadita dipenuhi kudis dan gatal-gatal. Waktu Kadita terjaga, dia menyadari seluruhnya tubuhnya sudah berbau busuk yang membuat dirinya menangis histeris dan tidak mampu berbuat apa-apa.

Seketika Raja mendengar kabar itu, dia juga merasa terpukul dan amat sedih melihat kejadian yang dialami putrinya. Beragam cara dilakukannya mulai sejak dari memanggil tabib dan orang pintar yang lain untuk menyembuhkan putrinya tersebut. Raja mulai menyadari ketidakwajaran penyakit putrinya, dia tahu putrinya sudah diguna-guna oleh orang jahat. Dewi Mutiara mencoba memaksa Raja untuk mengusir putrinya sebab telah dianggap dapat mendatangkan kesialan dalam seluruh negara. Hasilnya Raja mengantarkan putrinya ke luar dari negara tersebut untuk menghindari gunjingan di semua negara. Tak ingin diantarkan sang ayah Kadita yang malang itu, hasilnya Kadita lebih memilih hidup sendirian menyebrangi lautan. Kadita benar-benar memiliki hati yang mulia, dia sama sekali tidak dendam dalam ibu tirinya.

Dalam perjalanannya hingga di Samudera Selatan, sekitar nyaris tujuh hari tujuh malam dia menempuhnya sendirian. Disana dirinya memandang lautan yang teramat jernih dan bersih yang tidak sama dengan samudera lain yang airnya berwarna hijau atau biru. Selepas itu Kadita mencoba melompat dan berenang di Samudera tersebut, seketika beliau memperoleh mukjizat. Diwaktu kulitnya menyentuh air laut, kudisnya sedikit demi sedikit hilang dan dirinya menjadi cantik kembali bahkan lebih cantik dari sebelumnya.Selain itu, sekarang ini Kadita mempunyai kekuasaan dalam Samudera Selatan. Dia dijuluki peri yang dinamakan Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan yang hidup selamanya.

Cerita di atas diambil dari Cerita Rakyat dari Yogyakarta. Banyak versi yang lain berkaitan Cerita Misteri Nyi Roro Kidul, salah satunya yaitu dari versi Jawa. Adapun berbagai penampakan Nyi Roro Kidul yang telah banyak beredar di internet, namun tidak terbukti karena bisa jadi itu editan orang-orang jahil

Legenda Nyi Roro Kidul Asli + Foto Penampakan Nyi Roro Kidul
Foto penampakan Nyi Roro Kidul

Nyi Roro Kidul Menurut Legenda Jawa

Dalam Legenda Jawa, orang Jawa didapati mengenal istilah “telu-teluning atunggal” di mana artinya tiga sosok yang menjadi satu kebolehan. Yakni Eyang Resi Projopati, Panembahan Senopati, dan Ratu Kidul. Panembahan ialah pendiri kerajaan Mataram Islam. Panembahan Senopati dipertemukan oleh Ratu Kidul cocok tata cara Sunan Kalijaga.

Menurut ceritanya, kala Panembahan sedang bertapa, alam jadi murka. Gunung meletus, ombak agung, badai, dan gempa bumi

. Diwaktu pertemuannya bersama Nyi Roro Kidul, sosok perempuan penguasa laut selatan tersebut setuju membamtu dan melindungi Kerajaan Mataram. Konon ceritanya, Nyi Roro Kidul diakui juga sebagai “istri spiritual” bagi Raja-raja Mataram Islam waktu itu.

Bagi orang Jawa, pemahaman berkaitan penguasa laut selatan yang berkembang di penduduk Sunda mesti diluruskan. Bagi mereka antara “Rara kidul” dgn “Ratu kidul” ialah tidak sama. Dalam kepercayaan Kejawen, alam kehidupan itu terbagi jadi sekian banyak step, ialah alam Kadewan, alam Nabi, alam Wali, alam Menungsa (Manusia),dan yang mendatang ialah alam Adil.

Menurut mitologi Jawa, Ratu Kidul ialah ciptaan dari Dewa Kaping telu yang isi alam kehidupan juga sebagai Dewi Padi (Dewi Sri) dan dewi alam yang lain. Sementara Rara Kidul ialah Putri dari Raja Sunda yang telah disuri dikarenakan ulah dari ibu tirinya dan menjelma jadi sosok penguasa sesudah menceburkan diri ke laut selatan.

Demikianlah artikel menyangkut Cerita Misteri Nyi Roro Kidul yang jadi fenoma yang amat sangat menarik hingga sekarang di Indonesia. Sesudah membaca artikel di atas, apakah kamu serentak percaya bersama adanya nyi roro kidul tersebut ? itu seluruhnya kembali pada diri kita. Biarlah faktor ini jadi cerita yang kemungkinan tidak mau sempat habis buat dibahas.

Versi Lain

Nama Nyi Roro Kidul adalah sebuah nama yang tentunya tidak asing melekat pada telinga seluruh masyarakat pulau jawa, khususnya masyarakat yang tinggal di pantai laut selatan, Nyi Roro Kidul adalah tokoh jaman dahulu kala yang merupakan salah satu putri dari Prabu Siliwangi yang memerintah kerajaan Padjajaran yang buruk rupa dikarenakan suatu penyakit, karena putus asa Nyi Roro Kidul tersebut bunuh diri dengan terjun ke pantai selatan yang sekarang dikenal dengan nama Pelabuhan Ratu, konon setelah terjun kelaut, Nyi Roro Kidul berubah menjadi putri yang cantik dan menjadi penguasa pantai selatan serta menjadi sebuah mitos dan legenda hingga saat ini. Cerita serta mitos tentang Nyi Roro Kidul juga berkembang luas di masyarakat jawa tengah, terutama di daerah Parang Tritis Daerah Istimewa Yogyakarta, dimana cerita tersebut menyebutkan bahwa daerah Parang Tritis merupakan pertemuan Sultan
Agung yang merupakan Raja Mataram Islam di daerah Kota Gede yang sekarang merupakan bagian dari wilayah
jogjakarta, dalam mitos tersebut juga menceritakan bahwa Raja Sultan Agung sering mengadakan pertemuan dengan
Nyi Roro Kidul di wilayah pantai selatan Yogyakarta yaitu di Parang Tritis serta Parang Kusumo Beberapa versi menyebutkan bahwa Nyi Roro Kidul, oleh Raja Sultan Agung diangkat menjadi selir untuk memperkuat pemerintahan Raja Sultan Agung dengan menggabungkan kerajaan Mataram di dunia nyata dan kerajaan kasat mata yaitu di laut
selatan, beberapa tokoh masyarakat serta paranormal berpendapat bahwa laut selatan merupakan kerajaan jin
yang besar dan dipimpin oleh Nyi Roro Kidul. Tidak hanya di wilayah Parang Tritis yang dijadikan pertemuan antara kedua “pemimpin” tersebut akan tetapi juga terdapat petilasan di daerah Dlepih Tirtomoyo Wonogiri bagian selatan
yang masyarakat setempat sering menyebutnya dengan Kahyangan. Daerah tersebut memiliki pemandangan
yang sangat indah yang merupakan sebuah sungai dengan bebatuan yang sangat besar serta terdapat air tejun
kecil, konon tempat tersebut merupakan tempat memadu kasih antar Sultan Agung beserta Nyi Roro Kidul. Terlepas dari percaya ataupun tidak percaya, cerita serta mitos tersebut berkembang hingga saat ini dan menjadi bagian dari budaya, beberapa kalangan yang tidak percaya menyebutkan bahwa mitos tersebut sengaja diciptakan untuk memperkuat legitimasi raja-raja jaman dahulu.

Rahasia Dibalik Sosok Nyai Roro Kidul

Nyai Roro Kidul merupakan sosok yang menyerupai seekor putri duyung atau yang sering kita kenal dengan manusia setengah ikan. Nyai Roro juga bisa menjelma menjadi sosok manusia biasa. Nama lain dari Nyai Roro Kidul adalah Ratu Laut Selatan atau Gusti Kanjeng Ratu Kidul. Beliau dipercayai masyarakat Jawa kuno sebagai penunggu laut selatan pulau Jawa, bahkan masih dipercayai sampai sekarang.

Selain itu, Sang Ratu Selatan ini juga bisa menjadi sosok ular naga. Sosok ini dikenal sejak pada zaman kerajaan Pajajaran. Raja Pajajaran memiliki seorang putri yang terserang penyakit kulit (Putri Bersisik). Penyakit putri raja Pajajaran dikaitkan dengan  bentuk sisik ular. Sehingga dengan adanya cerita itu, masyarakat mempercayai bahwa sosok Ratu Kidul juga bisa menjadi ular naga. Karena disamping bersisik, Ratu Kidul juga bisa terbang. Hal ini dikuatkan dengan fakta masyarakat di daerah pantai laut selatan yang pernah melihat sosok ular raksasa di laut Selatan ini.

Nyai Roro Kidul akhirnya dijadikan sosok Ratu yang kuat dan populer di dalam mitos Jawa kuno. Bukan hanya mitos Jawa Kuno, Ratu Kidul juga diangkat dalam mitos istana kerajaan, dan dongeng-dongeng tradisional. Bahkan Nyai Roro Kidul yang berparas cantik dipercayai sebagai nenek moyang bagi orang Jawa dan Sunda. Nyai Roro kidul juga pernah menjelma sebagai seorang putri yang cantik jelita saat bulan purnama tiba dan berubah menjadi perempuan tua pada lain waktu. Sri Sultan Hamengkubuwono IX menceritakan hal ini disaat Sang Sultan mempunyai pengalaman bertemu dengan roh Ratu Kidul dalam acara pertemuan rohani.

Untuk menghormati roh Sang Nyai Loro Kidul (Sebutan untuk orang Jawa), para nelayan melaksanakan upacara tahunan yang dikenal dengan Sedekah Laut. Perayaan ini dilaksanakan masyarakat sejak lama dengan melarungkan atau menghanyutkan beberapa benda . Benda-benda tersebut seperti hasil pertanian, hasil palawija, buah-buahan, hasil melaut, beberapa ekor ayam, bahkan kain batik dan produk kecantikan. Hal ini dilakukan bertujuan agar masyarakat berharap kepada Nyai Roro Kidul akan memberkati dan mempermudah masyarakat  dalam mendapatkan banyak kebaikan. Contoh hal kebaikan yang diharapkan masyarakat adalah hasil pertanian meningkat, hasil melaut melimpah dan cuaca cerah tanpa ada badai besar di laut selatan.

Bahkan dalam dunia nyata, ada beberapa tempat yang dipercaya menjadi pintu gerbang untuk bertemu Nyai Roro Kidul. Berikut ini adalah tempat-tempat yang dipercaya menjadi pintu gerbang Nyai Roro Kidul.

  1. Pantai Pelabuhan Ratu, Jawa Barat, Pantai ini memang terhubung dengan mitos Nyai Roro Kidul yang tinggal di lokasi ini, khususnya di sebuah kamar Hotel Inna Samudera.
  1. Hotel Inna Samudera, Jawa Barat, Inilah satu-satunya hotel yang menyediakan kamar untuk Nyai Roro Kidul.  Di hotel ini terdapat banyak baju dan perhiasan yang di persembahkan pengunjung untuk Nyai Roro Kidul.
  1. Keraton Surakarta Hadiningrat, Jawa Tengah, Keraton yang satu ini adalah keraton pecahan dari Kraton Yogyakarta yang masih menyimpan sejuta misteri tentang Nyi Roro Kidul. Menurut masyarakat, Panggung Sangga Buwana yang terdapat  di kraton ini dijadikan tempat pertemuan  Sultan Surakarta dengan Nyai Roro
  1. Pantai Sembukan, Jawa Tengah, Pantai Sembukan yang berada di Dusun Sembukan, Paranggupito, kabupaten Wonogiri ini merupakan pintu ke-13 penguhubung antara alam Nyai Roro Kidul dengan raja-raja kerajaan Surakarta untuk melangsungkan pertemuan.
  2. Pantai Parangtritis, Yogyakarta, Tentu Pantai Parangtritis tidak asing lagi masyarakat di seluruh Indonesia.  Di pantai ini dipercayai sebagai tempat dimana Nyai Roro Kidul berada. Untuk menuju ke pantai ini diharuskan para pengunjung tidak memaki baju hijau. Karena para warga sekitar mempercayai bahwa orang yang memakai baju hijau akan dijadikan pelayan Sang Nyai Roro Kidul. Pantai Parangtritis juga menjadi salah satu tempat persembahan sesajen pada setiap malam 1 Suro.
  3. Vihara Kalyana Mitta, DKI Jakarta, Ternyata bukan hanya disekitar Yogyakarta yang memiliki pintu gerbang Nyai Roro Kidul. Di Jakarta ada Vihara Kalyana Mitta yang.  Di dalam Vihara ini terdapat tempat pemuliaan Kanjeng Ratu Kidul ini, tepatnya berada di bawah tanah. Walau di bawah tanah, dinding-dinding Vihara memiliki banyak lukisan Nyai Roro Kidul dan  lengkap dengan pusaka-pusakanya.

Dibalik kehidupan nyata, ada beberapa fakta yang tidak dipercayai tentang mitos Nyai Roro Kidul. Tapi dengan ditemukannya benda-benda yang unik dan memiliki kekuatan supranatural dari Sang Nyai Roro Kidul, masyarakat mulai perlahan-lahan mempercayai mitos ini. Dengan ditemukannya benda-benda bertuah, banyak orang yang tertarik untuk memiliki benda tersebut. Namun untuk mendapatkan benda ini tidak sembarang orang mampu mendapatkannya. Tapi dengan adanya jasa pencari benda pusaka dari perusahaan Asosiasi Parapsikologi Nusantara, akhirnya semua orang mudah untuk memiliki benda pusaka dari Nyai Roro Kidul.

Diambil dari berbagai sumber.

Comments are closed.